Teks Foto: Masyarakat Sukatani Memeriahkan Pasang Obaor Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1417 H Tahun 2026
Aliansitv.com-SERDANG BEDAGAI– Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, semangat kebersamaan mulai terasa di berbagai pelosok kampung. Suasana yang biasanya tenang berubah menjadi hidup dengan kegiatan gotong royong warga Dusun I Sukatani, Desa Sukadamai, Kecamatan Seibamban, Kabupaten Serdang Bedagai, yang mempersiapkan dan memasang obor sambil berkeliling kampung. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.
Usai melaksanakan salat Isya, warga dari berbagai kalangan usia berkumpul di halaman masjid kampung. Sebagian warga menyusun kerangka obor dari bambu yang telah dipotong seragam, sementara lainnya mengoleskan bahan bakar yang aman serta memasang kain pelapis agar nyala api tampak terang dan stabil.
Setiap proses dilakukan dengan penuh keceriaan dan kehati-hatian. Bagi warga, obor yang dibuat bukan sekadar penerang, melainkan simbol cahaya hati serta tanda datangnya bulan suci yang dinantikan.
Setelah seluruh obor siap, rombongan mulai bergerak meninggalkan halaman masjid untuk berkeliling kampung. Obor yang menyala stabil menerangi jalanan yang biasanya sunyi pada malam hari. Sepanjang perjalanan, lantunan doa dan sholawat menggema, diselingi tawa dan sapaan hangat warga yang keluar rumah menyaksikan kemeriahan tersebut.
Anak-anak pun turut bergabung membawa obor kecil yang dibuat khusus untuk mereka, menambah suasana ceria dan kebersamaan. Setiap melintas di depan rumah warga, rombongan berhenti sejenak untuk menyampaikan ucapan selamat menyambut Ramadan serta berdoa bersama penghuni rumah. Tak jarang, tuan rumah ikut bergabung dan menemani perjalanan rombongan.
Momentum ini semakin mempererat tali silaturahmi antarwarga, menghilangkan sekat, dan menjadikan kampung terasa seperti satu keluarga besar.
Setelah mengelilingi seluruh kampung, rombongan kembali ke halaman masjid untuk memasang obor di titik-titik strategis. Sebagian ditempatkan di gerbang masjid dan sudut-sudut kampung yang menjadi pusat aktivitas warga. Saat malam semakin larut, obor-obor tersebut menyala hangat, menerangi kampung sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjalankan ibadah dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.
Tradisi memasang obor sambil berkeliling kampung bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi juga wujud syukur dan kesiapan warga dalam menyambut Ramadan dengan semangat kebersamaan. Nyala api obor yang berkobar menjadi bukti bahwa nilai gotong royong dan keimanan tetap hidup di tengah masyarakat Sukatani, menjadi pondasi kokoh dalam membangun kehidupan yang harmonis dan lebih baik.(Red)
Penulis: Abdul Salim
