Aliansitv.com-SERDANG BEDAGAI – Praktik perjudian toto gelap (togel) di wilayah yang dikenal sebagai Tanah Bertuah Negeri Beradat kembali menjadi sorotan publik. Meski tengah memasuki bulan suci Ramadan, aktivitas yang diduga sebagai praktik perjudian tersebut disebut-sebut masih terus beroperasi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Berdasarkan hasil pantauan awak media, peredaran judi togel dinilai semakin terbuka dan seolah tidak tersentuh hukum. Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat, terlebih di tengah suasana Ramadan yang seharusnya diisi dengan kegiatan ibadah dan peningkatan ketakwaan.
Tokoh agama sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Serdang Bedagai, Drs. Haji Hasful Huznain, SH, saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa (24/2/2026), menegaskan bahwa pihaknya meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap segala bentuk pelanggaran hukum, sekecil apa pun.
“Kita meminta kepada penegak hukum Sergai harus bertindak tegas dalam mengambil sikap. Permasalahan sekecil apa pun harus tanggap agar bisa berjalan kondusif di kabupaten yang kita cintai ini,” ujarnya.
Menurutnya, praktik perjudian tidak hanya melanggar hukum negara, tetapi juga bertentangan dengan norma agama dan nilai-nilai moral masyarakat, terlebih dilakukan di bulan suci Ramadan.
Sementara itu, Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Sitepu,Sik.,MH saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat WhatsApp pada Kamis (26/2/2026), belum memberikan jawaban hingga berita ini diturunkan.
Maraknya berbagai jenis perjudian togel di beberapa kecamatan di Sergai kini menjadi perhatian serius masyarakat. Warga berharap aparat penegak hukum di wilayah hukum Polres Sergai segera mengambil langkah konkret guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama Ramadan.
Penulis(Redaksi)

