Aliansitv.com-SERDANGBEDAGAI– Lambannya penanganan infrastruktur jalan oleh pemerintah kembali menuai sorotan. Kali ini terjadi di ruas jalan provinsi yang berada di wilayah Kampung Pala, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai. Kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki memaksa masyarakat setempat turun tangan langsung demi keselamatan dan kenyamanan bersama.
Pantauan di lokasi, Rabu (15/04), jalan yang menjadi akses utama warga tersebut tampak berlubang, berlumpur saat hujan, dan berdebu ketika cuaca panas. Kerusakan ini telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan signifikan dari pihak terkait. Akibatnya, aktivitas warga terganggu dan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan pun meningkat.
Merasa diabaikan, warga akhirnya bergotong royong melakukan perbaikan secara swadaya dengan memanfaatkan material seadanya seperti batu, pasir, dan tanah timbun. Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus ungkapan kekecewaan terhadap lambannya respons pemerintah.
Salah seorang warga mengungkapkan bahwa mereka sudah tidak bisa lagi menunggu janji perbaikan yang tak kunjung terealisasi.
“Kami sudah lelah menunggu. Jalan ini sangat penting bagi aktivitas kami sehari-hari. Kalau bukan kami yang bergerak, siapa lagi?” ujarnya.
Warga berharap pemerintah, khususnya instansi terkait di tingkat provinsi maupun Kabupaten Serdang Bedagai, segera turun langsung dan memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut. Mereka menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur merupakan tanggung jawab pemerintah, bukan dibebankan kepada masyarakat.
Sementara itu, tim awak media ALIANSITV.COM telah mengonfirmasi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Serdang Bedagai melalui pesan WhatsApp. Kepala Dinas PUTR menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait kondisi jalan tersebut.
“Dinas PUTR Serdang Bedagai telah berkoordinasi penuh dengan pihak provinsi untuk masalah jalan provinsi Desa Kampung Pala, Kecamatan Sei Rampah,” ujarnya.
Aksi gotong royong warga ini juga mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk aktivis dan pemerhati sosial. Mereka menilai kondisi tersebut mencerminkan lemahnya kinerja pemerintah dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat.
Jika persoalan ini terus dibiarkan tanpa solusi konkret, bukan tidak mungkin kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin menurun. Oleh karena itu, warga mendesak agar pemerintah segera bertindak cepat, tepat, dan transparan dalam menangani persoalan infrastruktur yang menjadi kebutuhan dasar publik.(AND-Red)

